i feel blessed. yes, especially when i was a kid. why? because at that time, there was so many kid's song in Indonesia. examples; "kamu makannya apaa? tempe!, saya juru masaknya. oke!" itu adalah salah satu lagu yang saya ingat hingga saat ini. Ya, itu lagu yang dibawakan oleh eno lerian yang berjudul "Dubidubidam." Selain itu ada Geofani, Saskia, Agnes, Tasya, Trio Kwek-Kwek,dll. itulah salah satu hal yang membuat saya bersyukur,ketika saya masih kecil, saya masih bisa menikmati lagu anak-anak yang ceria, berisi pesan di dalamnya.
Sekarang, kita lihat hari ini. Saat ini, saya tidak tahu atau mengenal atau pun mendengar lagu anak-anak yang baru. Hampir lagu yang saya dengar adalah lagu orang dewasa yang berisi percintaan, patah hati, dll. Menurut saya, anak-anak yang masih ceria,polos dan bahkan belum mengenal cinta itu apa, masih terlalu dini untuk bersedih, mengumpat atau cinta-cintaan, bahkan untuk jatuh cinta pun mereka belum tahu seperti apa. Biarlah mereka tumbuh dengan lagu yang riang gembira, yang memberikan mereka semangat, yang memberikan pesan atau cerita yang bermanfaat.
oke, mungkin ada yang berpendapat, buat apa membuat lagu anak-anak, toh anak-anak jaman sekarang, hafal dan menyukai lagu-lagu orang dewasa. Kalau menurut pendapat saya, hal itu karena tidak adanya pilihan untuk mereka, untuk bisa menikmati dan mendengarkan lagu anak-anak. Dulu, 18 tahun yang lalu, saya masih bisa menikmati acara Tralala-Trilili, Cilukba, Kring-Kring Olala, dll. Acara-acara tersebut menampilkan lagu anak-anak indonesia dan berisikan pengetahuan yang sesuai dengan umur saya saat itu.
Sekarang? tidak ada (khusus program lagu anak-anak), ya wong lagu anak-anaknya ga ada, apa yang mau ditampilkan?. Bahkan di acara ajang mencari bakat yang khusus anak-anak pun, kebanyakan dari mereka menyanyikan lagu-lagu orang dewasa. Sungguh miris saya melihatnya. Anak masih kecil kok ya lagunya, lagu orang dewasa. Mereka seharusnya bernyanyi sesuai dengan isi kehidupan mereka saat itu.
Sebenarnya, saya terpikirkan akan hal ini karena saya baru melihat sebuah video di Youtube tentang acara anak-anak yaitu Sesamestreet. Di dalam acara itu, ada seorang bintang tamu terkenal, seorang penyanyi yaitu Jazon Mraz. Jason Mraz menyanyikan sebuah lagu berjudul "Outdoors" yang aransemen musiknya adalah dari lagu miliknya sendiri yaitu "I'm Yours", hanya saja, judul dan hampir seluruh liriknya diubah, disesuaikan dengan anak-anak dan tema kali itu.
Saya berpikir, kenapa orang luar sana, rajin sekali re-make lirik lagu hanya untuk tampil 3 menit? kok sebegitu pedulinya? Bukankah itu berarti mereka menghargai dan menghormati penontonnya yang masih kanak-kanak? Peduli dengan isi tontonan untuk anak-anak kecil. tapi kenapa kok di Indonesia tidak seperti itu?
Kemanakah musisi dan pencipta lagu indonesia saat ini? tidak adakah yang mau untuk membuat lirik lagu dan aransemen musik yang sesuai dengan usia anak-anak 6-12 tahun? saya yakin mereka mampu untuk membuat itu. lalu kemanakah acara musik khusus anak-anak (kecuali ajang mencari bakat) saat ini? yang memberikan informasi dan menayangkan lagu anak-anak? atau mungkin, Pak Presiden harus sebagai starter untuk membuat lagu anak-anak? :) atau manakah media elektronik yang menampilkan acara musik untuk anak-anak? ingatlah, mereka masih anak-anak, butuh sekali hiburan yang memberikan semangat. Mereka belum mengerti patah hati, cinta, ataupun cerita yang ditayangkan di sinetron.
untuk itulah, saya prihatin turut prihatin dengan anak-anak kecil jaman sekarang. and i feel blessed because when i was a kid, saya bisa menikmati acara, lagu, dan film anak-anak. :)